Perkuat Layanan Kesehatan di Kepulauan, Puskesmas Sapeken Dampingi Kader Posyandu di 7 Desa

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Layanan Kesehatan di Kepulauan, Puskesmas Sapeken Dampingi Kader Posyandu di 7 Desa

SAPEKEN, Transjatim.com – Puskesmas Sapeken terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendampingan Integrasi Layanan Primer (ILP) di posyandu yang menjangkau tujuh desa di wilayah kepulauan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Pendampingan tersebut dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 11–12 Juni 2026, dengan melibatkan kader posyandu sebagai peserta. Kegiatan ini didukung oleh petugas promosi kesehatan (promkes), bidan desa, dan perawat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun tujuh desa yang menjadi sasaran pendampingan meliputi Desa Sapeken, Saur Saebus, Sepanjang, Saseel, Sabuntan, Paliat, dan Sadulang.

Melalui kegiatan ini, para kader mendapatkan pembinaan untuk mendukung penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), yakni pendekatan pelayanan kesehatan yang dirancang agar dapat menjangkau seluruh tahapan kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, usia dewasa, hingga lanjut usia (lansia).

Pendampingan juga menitikberatkan pada penerapan lima langkah standar pelayanan posyandu. Penerapan standar tersebut diharapkan dapat membantu kader menjalankan tugas secara lebih terarah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendukung deteksi dini terhadap masalah kesehatan di tengah masyarakat.

Keterlibatan promkes, bidan desa, dan perawat desa menjadi bagian penting dalam memberikan pembinaan serta memperkuat koordinasi antara tenaga kesehatan dan kader posyandu.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Puskesmas Sapeken diharapkan mampu mendorong pelayanan kesehatan yang semakin terintegrasi, merata, dan mudah dijangkau masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah kepulauan.

Upaya ini sekaligus menegaskan pentingnya peran kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga kebutuhan kesehatan warga dapat terpantau sejak dini di setiap tahapan kehidupan.

Editor : Liamsan

Follow WhatsApp Channel transjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan! Puskesmas Gayam Turun Langsung Pantau Ibu Hamil Berisiko Tinggi
Cegah Cacingan dan Ancaman Kurang Gizi, Petugas Kesehatan Berikan Obat Cacing kepada Siswa SDN Jate
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Plt Bupati Tulungagung Resmikan CT Scan RSUD Campurdarat
Iuran BPJS Kesehatan Oktober 2026 Belum Berubah, Ini Tarif Kelas 1, 2, dan 3
Beroperasi Sejak 17 Agustus, Pesawat Pengangkut Logistik Milik TNI AU Bawa Muatan Hingga 20.779 kilogram
Ratusan Siswa jadi Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi, BGN Siap Bawa ke Jalur Hukum
RSUDMA Sumenep Buka Poli Urologi BPJS, Pasien Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah
Prabowo Beberkan Upaya Pemerataan Kesehatan: CKG Jangkau 100 Juta Penerima, 66 RSUD Diperbaiki
Berita ini 4 kali dibaca
Keterlibatan promkes, bidan desa, dan perawat desa menjadi bagian penting dalam memberikan pembinaan serta memperkuat koordinasi antara tenaga kesehatan dan kader posyandu.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan di Kepulauan, Puskesmas Sapeken Dampingi Kader Posyandu di 7 Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan! Puskesmas Gayam Turun Langsung Pantau Ibu Hamil Berisiko Tinggi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Cegah Cacingan dan Ancaman Kurang Gizi, Petugas Kesehatan Berikan Obat Cacing kepada Siswa SDN Jate

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Plt Bupati Tulungagung Resmikan CT Scan RSUD Campurdarat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Oktober 2026 Belum Berubah, Ini Tarif Kelas 1, 2, dan 3

Berita Terbaru