Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan! Puskesmas Gayam Turun Langsung Pantau Ibu Hamil Berisiko Tinggi

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan! Puskesmas Gayam Turun Langsung Pantau Ibu Hamil Berisiko Tinggi

SUMENEP, Transjatim.com – Upaya mencegah stunting tidak cukup dilakukan setelah bayi lahir. Pemantauan kesehatan ibu sejak masa kehamilan menjadi langkah penting untuk mendeteksi risiko komplikasi sekaligus memastikan kebutuhan gizi ibu dan janin mendapat perhatian serius.

Komitmen tersebut ditunjukkan Puskesmas Gayam melalui kegiatan kunjungan lapangan bagi ibu hamil risiko tinggi (risti) di Desa Tarebung, wilayah kerja Puskesmas Gayam, pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Kegiatan ini melibatkan bidan desa bersama kader kesehatan yang melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi ibu hamil berisiko tinggi. Langkah tersebut bertujuan mendeteksi secara dini kemungkinan komplikasi kehamilan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan intervensi gizi yang diperlukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemantauan ibu hamil risiko tinggi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan janin. Dengan pengawasan yang tepat, potensi masalah kesehatan selama kehamilan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Selain itu, perhatian terhadap kecukupan gizi selama kehamilan merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung pertumbuhan janin dan mencegah risiko stunting sejak dini.

Keterlibatan bidan desa dan kader kesehatan juga menjadi bagian penting dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu hamil yang membutuhkan perhatian lebih intensif.

Melalui kegiatan ini, Puskesmas Gayam terus mendorong penguatan pemantauan kehamilan di wilayah kerjanya. Deteksi dini, pendampingan, dan perhatian terhadap kebutuhan gizi diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.

Editor : Liamsan

Follow WhatsApp Channel transjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Layanan Kesehatan di Kepulauan, Puskesmas Sapeken Dampingi Kader Posyandu di 7 Desa
Cegah Cacingan dan Ancaman Kurang Gizi, Petugas Kesehatan Berikan Obat Cacing kepada Siswa SDN Jate
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Plt Bupati Tulungagung Resmikan CT Scan RSUD Campurdarat
Iuran BPJS Kesehatan Oktober 2026 Belum Berubah, Ini Tarif Kelas 1, 2, dan 3
Beroperasi Sejak 17 Agustus, Pesawat Pengangkut Logistik Milik TNI AU Bawa Muatan Hingga 20.779 kilogram
Ratusan Siswa jadi Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi, BGN Siap Bawa ke Jalur Hukum
RSUDMA Sumenep Buka Poli Urologi BPJS, Pasien Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah
Prabowo Beberkan Upaya Pemerataan Kesehatan: CKG Jangkau 100 Juta Penerima, 66 RSUD Diperbaiki
Berita ini 6 kali dibaca
Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini. Memastikan ibu hamil mendapatkan pemantauan dan pelayanan kesehatan yang tepat merupakan salah satu langkah penting untuk melindungi masa depan anak.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan di Kepulauan, Puskesmas Sapeken Dampingi Kader Posyandu di 7 Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan! Puskesmas Gayam Turun Langsung Pantau Ibu Hamil Berisiko Tinggi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Cegah Cacingan dan Ancaman Kurang Gizi, Petugas Kesehatan Berikan Obat Cacing kepada Siswa SDN Jate

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Plt Bupati Tulungagung Resmikan CT Scan RSUD Campurdarat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Oktober 2026 Belum Berubah, Ini Tarif Kelas 1, 2, dan 3

Berita Terbaru