
SUMENEP, Transjatim.com – Upaya mencegah stunting tidak cukup dilakukan setelah bayi lahir. Pemantauan kesehatan ibu sejak masa kehamilan menjadi langkah penting untuk mendeteksi risiko komplikasi sekaligus memastikan kebutuhan gizi ibu dan janin mendapat perhatian serius.
Komitmen tersebut ditunjukkan Puskesmas Gayam melalui kegiatan kunjungan lapangan bagi ibu hamil risiko tinggi (risti) di Desa Tarebung, wilayah kerja Puskesmas Gayam, pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Kegiatan ini melibatkan bidan desa bersama kader kesehatan yang melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi ibu hamil berisiko tinggi. Langkah tersebut bertujuan mendeteksi secara dini kemungkinan komplikasi kehamilan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan intervensi gizi yang diperlukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemantauan ibu hamil risiko tinggi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan janin. Dengan pengawasan yang tepat, potensi masalah kesehatan selama kehamilan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Selain itu, perhatian terhadap kecukupan gizi selama kehamilan merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung pertumbuhan janin dan mencegah risiko stunting sejak dini.
Keterlibatan bidan desa dan kader kesehatan juga menjadi bagian penting dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu hamil yang membutuhkan perhatian lebih intensif.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Gayam terus mendorong penguatan pemantauan kehamilan di wilayah kerjanya. Deteksi dini, pendampingan, dan perhatian terhadap kebutuhan gizi diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.
Editor : Liamsan











Komentar